Pekan Spesial Bagi Pelatih serta Pesepakbola Buangan

Posted in Berita Bola, Liga Inggris on December 16, 2015 by

Ranieri-Mourinho

Pekan Spesial Bagi Pelatih serta Pesepakbola Buangan

Dunia sepakbola sering diwarnai dengan sejumlah keputusan konyol, kontroversial, terkesan kejam. Pelatih serta pesepakbola dihadirkan atau dipecat dengan mudahnya. Beberapa yang terbuang, sukses bangkit di tempat mereka yang baru.

Laga sepakbola di akhir pekan lalu, menjadi salah satu contoh momen spesial bagi mereka yang terbuang. Claudio Ranieri yang didepak dari Stamford Bridge 11 tahun lalu, berhasil di musim pertamanya kembali ke liga Inggris.

Leicester City dibawanya ke puncak klasemen musim ini. Dua pesepakbola murah serta tidak terkenal, diasahnya menjadi bomber serta pemain tengah mematikan. Jamie Vardy telah menjadikan 15 gol serta 2 assist, serta Mahrez 11 gol serta 7 assist.

Tapi, yang jadi perhatian ialah reuni Ranieri dengan The Blues. Empunya The Blues, Roman Abramovich, tak menganggapnya sebagai Pelatih yang bagus. Ranieri memberi pelajaran berharga, pada perjumpaan pertamanya selepas dibuang pada 2004 lalu.

Hebatnya lagi, saat Ranieri menghadapi The Blues yang berstatus sebagai jawara liga Inggris, hanya dengan skuad tak terkenal pada Hari Selasa, 15 Februari 2015. Total, harga pesepakbola Leicester serta The Blues bagai bumi serta langit. Kualitas Pelatih terang jadi salah satu faktor kedigdayaan Leicester musim ini.

Fenomena Pesepakbola Buangan

Romelu Lukaku

Masih perihal dengan The Blues ialah eks strikernya Romelu Lukaku. Bomber Belgia yang dibuang The Blues pada 2013 ini, kembali mencetak gol dalam pertandingan melawan Norwich, akhir pekan lalu.

Lukaku dibeli The Blues pada 2011, lalu disia-siakan selama 2 tahun. Ia dipinjamkan ke WBA selama 2 tahun, tampil impresif serta The Guardian memasukkannya dalam 10 pesepakbola muda paling menjanjikan di Eropa.

Tetap saja The Blues melepasnya ke Everton. Musim ini, ia sudah menjadikan 14 gol, tercatat sebagai pencetak gol terbanyak kedua liga Inggris. Lukaku pun telah masuk rekor, sebagai satu dari lima pesepakbola yang mencetak 50 gol di liga Inggris sebelum umur 23 tahun.

Juan-Cuadrado-juve1

Pesepakbola buangan The Blues lainnya, yang berhasil akhir pekan lalu ialah Juan Cuadrado. Striker winger yang dibeli The Blues pada Februari 2015, itu mencetak gol pembuka kemenangan Juventus 3-1 atas Fiorentina.

Pesepakbola asal Kolombia itu tak dipercaya masuk pasukan utama musim ini. Ia dipinjamkan pada akhir Agustus lalu ke Juventus, yang berencana untuk menjadikan permanen pesepakbola 27 tahun yang telah menjadikan 2 gol serta 4 assist dalam 8 pertandingan.

Berikutnya ialah dua pesepakbola buangan Man Utd, Joshua King serta Javier Hernandez. Manchester United kembali kembali menelan kekalahan, ketika bertemu dengan klub promosi Bournemouth pada Hari Minggu, 13 Desember 2015.

Keadaan yang lebih menyakitkan ialah bagaimana Manchester United dibuat keok oleh pesepakbola buangannya. Dikutip dari Metro, gol kemenangan Bournemouth dicetak Joshua King pada menit 54. Striker winger 23 tahun itu berhasil membalas dendam dua tahun selepas didepak dari Old Trafford.

Chicharito-leverkusen1

Lantas bomber asal Meksiko, Javier Hernandez atau akrab dipanggil Chicharito. Pesepakbola yang diobral murah oleh Louis van Gaal musim panas lalu itu mencetak hattrick hanya dalam 13 menit untuk Bayer Leverkusen, ketika pertandingan melawan Borussia Monchenglandbach.

Penampilannya jauh lebih bagus dari semua pesepakbola Manchester United musim ini. Ia mencetak 15 gol dalam 12 laga pamungkas, sedangkan Manchester United hanya 10 gol. Akurasi serta efisiensi tembakannya jauh lebih baik dari pasukan Van Gaal.