Prediksi Skor Belgia vs Italia Tgl 14 Juni 2016

Posted in Berita Bola, Piala Eropa 2016, Prediksi Skor on June 13, 2016 by

BELGIA-ITALIA-LAPAK

Lapaksbobet.com – Performa Belgia di Piala Eropa 2016 begitu dinantikan. Bukan karena mereka pernah mengakhiri turnamen sebagai runner-up Piala Eropa pada 1980, tapi pada Piala Eropa kali ini, Belgia bakal tampil dengan mayoritas pasukan “Golden Generation”.

Generasi Emas yang dimiliki Belgia ini dihuni sejumlah pesepakbola muda dengan kemampuan di atas rata-rata. Para pesepakbola yang termasuk generasi ini ialah Eden Hazard, Kevin De Bruyne, Romelu Lukaku, Christian Benteke, Axel Witsel, Radja Nainggolan, Marouane Fellaini, Jan Vertonghen, Thibaut Courtois, sampai Toby Alderweireld.

Para pesepakbola di atas bakal menghuni pasukan Belgia di Piala Eropa ini. Di babak kualifikasi pun mereka memamerkan kekuatannya dengan mendapatkan sembilan kemenangan dari 10 laga. Total Belgia sukses mencetak 24 gol, terbanyak kelima di babak kualifikasi, serta hanya kebobolan lima kali.

Menjagokan Belgia menjuarai Piala Eropa 2016 pun lantas tidak terlalu berlebihan. Bila tak menjadi jawara, setidaknya Belgia berpotensi menjadi tim kejutan yang dapat menaklukkan kesebelasan-kesebelasan unggulan, salah satunya Italia yang bakal menjadi lawan pertama mereka di babak grup.

Tapi Belgia datang ke Prancis dengan persoalan besar. Dua defender tengah andalan Belgia, Vincent Kompany serta Nicolas Lombaerts dipastikan absen pada turnamen ini karena cedera. Walaupun keduanya bertanding di sembilan laga Belgia di babak kualifikasi. Keduanya adalah pilar utama Belgia yang hanya kebobolan lima gol.

Manager Belgia, Marc Wilmots, mengubah kombinasi pesepakbola sampai skema untuk mengakali tak turunnya Kompany serta Lombaerts. Skema 3-4-3 sempat dicoba dengan memasang Alderweireld, Vermaelen, serta Vertonghen pada pertandingan uji tanding menghadapi Swiss. Tapi Wilmots tidak puas maka pakem empat defender kembali dia terapkan pada dua pertandingan menjelang Piala Eropa menghadapi Finlandia serta Norwegia.

Alhasil, Belgia kebobolan empat gol dari tiga laga. Malahan pada uji tanding pamungkas melawan Norwegia, Belgia nyaris kalah sebelum dapat membalikkan situasi menjadi 3-2. Perihal ini terang berbanding terbalik dengan performa Belgia di babak kualifikasi. Inilah yang dapat melemahkan Belgia di ajang Piala Eropa 2016.

Untuk menghadapi Italia, Vermaelen diberitakan tak fit. Jordan Lukaku kelihatannya bakal bermain semenjak menit pertama di sisi kiri pertahanan. Ini untuk mengembalikan Vertonghen ke posisi defender tengah menemani Jason Denayer. Alderweireld tetap di kanan pertahanan.

Belgia kini berada di peringkat 2 FIFA, mereka malahan sempat menduduki peringkat 1. Rahasianya ada pada penciptaan generasi emas mereka. Silakan baca tautan berikut klik.

Sedangkan itu, lawan pertama yang mereka hadapi, Italia, juga bakal tampil tanpa komposisi terbaiknya di Piala Eropa. Bila Belgia menghadapi persoalan di posisi defender tengah, Italia bermasalah di sektor tengah. Ini yang menjadi masalah manager Italia, Antonio Conte, semenjak babak kualifikasi.

Ialah cedera Marco Verratti serta Claudio Marchisio yang menjadikan Conte harus memutar otaknya lebih keras. Keduanya adalah andalan Conte di sektor tengah yang mengandalkan skema 3-5-2. Tapi keduanya mengalami cedera parah maka tidak diikutsertakan pada ajang Piala Eropa ini.

Di babak kualifikasi, Marchisio hanya tampil tiga kali, sedangkan Verratti bermain empat kali. Selepas itu, Conte harus mencari komposisi pas di sektor tengah. Diawali dari mencoba skema 3-4 -3, 4-3-3, sampai 4-4-2. Ketika menggunakan skema 4-4-2, Italia dikalahkan Belgia 1-3 di pertandingan uji tanding.

Nama-nama sebagaimana Riccardo Montolivo, Jorginho, Marco Benassi, Roberto Soriano, Giacomo Bonaventura, serta Andrea Bertolacci dicoba Conte untuk menambal Verratti serta Marchisio. Tapi mereka gagal mencuri perhatian Conte maka tidak diikutsertakan ke Prancis.

Untuk menemani Daniele De Rossi, Conte lebih memilih Alessandro Florenzi, walau Florenzi bermain di sisi kanan di AS Roma. Satu tempat lain bakal diperebutkan Thiago Motta, Emmanuele Giaccherrini, Stefano Sturaro, serta Marco Parolo. Namun pada dua pertandingan uji tanding pamungkas, Giaccherrini selalu dipasang Conte, yang memungkinkan dia bakal bermain menghadapi Belgia.

Italia sendiri mempunyai keunggulan di sektor pertahanan. Conte bakal mengandalkan tembok pertahanan Juventus. Giorgio Chiellini, Andrea Barzagli serta Leonardo Bonucci dipastikan bakal menjadi pilihan utama. Sedangkan kapten timnas Italia serta Juventus, Gianluigi Buffon, masih bakal melindungi di bawah mistar.

Karenanya Italia tidak bakal sebagaimana pada perjumpaan di akhir tahun 2015 di mana Italia dikalahkan Belgia 3-1. Bermodalkan pertahanan kokoh, serangan Belgia memungkinkan untuk diredam Italia.

Hasil imbang sangat memungkinkan pada pertandingan ini. Tapi bila duet sektor serang Italia, Graziano Pelle serta Ciro Immobile/Simone Zaza, dapat memanfaatkan keadaan di sektor pertahanan Belgia yang bermasalah, poin penuh dapat jadi milik Gli Azzurri.

Head to head kedua tim
14.11.2015 FRL Belgia [3-1] Italia
31.05.2008 FRL Italia [3-1] Belgia
15.06.2000 EC Belgia [0-2] Italia
5 Pertandingan Terakhir Belgia
05.06.2016 FRL Belgia [3-2] Norway
02.06.2016 FRL Belgia [1-1] Finland
28.05.2016 FRL Switzerland [1-2] Belgia
30.03.2016 FRL Portugal [2-1] Belgia
14.11.2015 FRL Belgia [3-1] Italia
5 Pertandingan Terakhir Italia
07.06.2016 FRL Italia [2-0] Finland
30.05.2016 FRL Italia [1-0] Scotland
30.03.2016 FRL Germany [4-1] Italia
25.03.2016 FRL Italia [1-1] Spain
18.11.2015 FRL Italia [2-2] Romania

 

Prediksi Skor Belgia vs Italia Tgl 14 Juni 2016:
Belgia [2-1] Italia