Rusuh di Kandang Villa, Polisi Tetapkan Tiga Tersangka

Posted in Berita Bola, Liga Inggris on March 10, 2015 by

Tags:

Benteke-Cech-Chelsea-vs-Aston-Villa

Agen Sbobet – Pihak kepolisian akhirnya menetapkan tiga orang suporter Aston Villa sebagai tersangka atas kerusuhan yang terjadi di Villa Park, Hari Sabtu lalu. Kala itu, Aston Villa menjamu West Bromwich Albion (WBA) pada laga lanjutan babak perempat final FA Cup.

Sebagaimana diketahui, laga ini diwarnai kerusuhan, ketika pendukung tuan rumah menerobos ke tengah lapangan beberapa saat sebelum peluit panjang berbunyi. Ketika itu,Aston Villa tengah memimpin dengan skor 2-0.

Total ada ribuan penonton nekat tersebut tak hanya membuat tim lawan ketakutan. Dimana mereka juga sempat terlibat keributan dengan pihak kepolisian yang berusaha membubarkan massa. Kini banyak kalangan mengecam aksi ini dan menganggapnya sebagai kemunduran dalam dunia sepakbola.

Pihak FA sudah menyelidiki insiden tersebut. Sama juga dengan pihak kepolisian. Kepolisian seperti dikutip Dailymail.co.uk, bahkan sempat mengamankan 17 suporter di dalam maupun di luar Villa Park. Dan dari hasil pemeriksaan, tecatat tiga orang langsung ditetapkan sebagai tersangka.

PIhak Polisi West Midlands menyebutkan, ketiga tersangka berumur antara 26 sampai 37 tahun. Dimana satu orang yang teridentifikasi bernama Matthew Fox dari Stourbridge, dituduh melakukan penyerangan terhadap polisi dan diminta hadir pada persidangan, tgl 19 Maret 2015.Sementara tersangka lainnya, diketahui bernama Matthew Owen (37). Ia adalah seorang perancang busana asal Walsall dan didakwa atas penghinaan lewat kata-kata.

Sedangkan, satu tersangka lain hanyalah pengangguran. David Moore (26) dari Birmingham ditangkap, karena melanggar sanksi skorsing yang dijatuhkan kepadanya dan sudah diminta hadir di persidangan hari ini.

Pihak Polisi juga mendakwa enam suporter lainnya karena dianggap sudah mengganggu ketertiban umum dengan mabuk-mabukan dan berbuat onar. Seorang remaja berumur 16 tahun asal Kingswinford juga mendapat teguran keras atas kata-kata kotor yang terlontar dari mulutnya.