Jamie Carragher: Tak Ada Maaf untuk Gerrard

Steven-Gerrard-merah

Agen Casino Sbobet  – Sang kapten Liverpool, Steven Gerrard, telah meminta maaf usai menerima kartu merah di laga kontra Manchester United, hari Minggu, 22 Maret 2015. Namun, legenda Liverpool, Jamie Carragher, menganggap tindakan Stevie G tersebut tak bisa dimaafkan.

Steven Gerrard yang baru masuk sesaat babak kedua dimulai, hanya bermain selama 38 detik. Dimana pelanggaran kerasnya terhadap Ander Herrera memaksa wasit Martin Atkinson mengusirnya keluar lapangan.

“Ini merupakan pertandingan yang harus diselesaikan dengan kepala dingin, dan itulah yang (gelandang MU), Juan Mata, lakukan. Namun sayangnya, hal yang sama tidak bisa dikatakan untuk Steven Gerrard,” papar Redknapp seperti dilansi HITC Sport.

“Lihatlah, dia pasti marah. Dia pasti bertanya-tanya mengapa hanya duduk di bangku cadangan di saat pemain lainnya berjuang di lapangan. Walau, saya sedikit bersimpati, tindakannya tak bisa dimaafkan,” imbuhnya.

The Reds akhirnya takluk 1-2 dalam laga di Anfield tersebut. Adalah Juan Mata mencetak dua gol di menit 14 dan 59. Sedangkan tuan rumah hanya bisa memperkecil ketertinggalan lewat gol yang dicetak Daniel Sturridge di menit 69.

Raihan hasil ini membuat MU memperkokoh posisi di peringkat empat dengan 59 poin dari 30 laga. Liverpool yang setingkat di bawah MU, kini harus tertinggal lima poin.

Liverpool vs MU: Demi Sebuah Kemuliaan Liga Champions

liverpool-kalah

Agen Casino Sbobet – Ada aroma dendam akan tersuguh di Anfield, ketika The Reds menjamu musuh bebuyutan Manchester United, tgl 22 Maret 2015. Dimana kedua tim papan atas Inggris itu bukan hanya bertarung untuk meraih tiga poin, pembuktian skill atau strategi terbaik, serta sekadar gengsi semata, melainkan untuk sebuah kemuliaan pada musim depan.

Dan tepat, tiket pamungkas untuk bertanding di panggung Liga Champions periode 2015-2016, rupanya menjadi ambisi besar The Reds pada pertandingan ini. Dimana si Merah ketika ini berada di urutan kelima klasemen sedangkan Premier League dengan koleksi 54 angka dan hanya terpaut dua angka dari skuad Louis van Gaal yang berada satu tingkat di atasnya.

Tentu, Raihan hasil sempurna di pertandingan bertajuk super big match pekan ke-30 itu akan membuat The Anfield Gank menggeser posisi United. Bukan hanya fakta tersebut, kans untuk kembali bertanding di kompetisi paling bergengsi di Benua Eropa musim depan kian terbuka lebar.  

Dengan mengalahkan klub dengan catatan 20 gelar Premier League juga akan melambungkan rasa percaya diri skuad Brendan Rodgers dalam menjalani sisa kompetisi musim ini. Maka jangan lupa, ini menjadi musim pamungkas bagi kapten plus ikon Kota Merseyside, Steven Gerrard, sehingga dapat dipastikan rekan setimnya akan mempersembahkan musim sempurna untuk sang legenda.

Sementara tuan rumah sendiri tengah onfire menyusul lima kemenangan beruntun di pentas Premier League. Bukan hanya itu saja, The Reds juga sukses mengklaim 13 kemenangan semenjak takluk 3-0 di Old Trafford, pada Desember 2014.

Dan kembalinya Daniel Sturridge dari cedera panjang juga membuat rasa percaya diri tuan rumah meningkat. Bukan hanya itu saja, Raheem Sterling yang mengalami rotasi berhasil menunjukkan kelasnya sebagai pesepakbola bintang dan sudah menyarangkan enam gol dan tujuh assist di semua kompetisi musim ini.

Dan bukan hanya Sturridge, barisan pertahanan Setan Merah wajib mewaspadai pergerakan lincah Sterling. Pada beberapa laga, Sterling yang baru berumur 20 tahun itu menjadi ancaman menakutkan.

Sementara di sektor tengah, ada duet Jordan Henderson dan Joe Allen yang belakangan terus menuai pujian. Defender legendaris, Jamie Carragher, bahkan menyarankan Rodgers untuk menyimpan Gerrard di bangku cadangan, karna kolaborasi Hendo –panggilan akrab Henderson- dan Allen cukup untuk mengisi posisi Gerrard yang sempat mengalami cedera.

Sedangkan barisan pertahanan, Rodgers tampaknya akan kembali menurunkan trio Emre Can, Martin Skrtel, dan Mamadou Sakho. Ketiga defender tangguh tersebut dirasa cukup untuk meredam berbagai ancaman yang akan ditimbulkan United.

Lalu beralih ke peta kekuatan tim tamu. Menjalani pertandingan krusial nanti, United masih tanpa Marcos Rojo, Robin van Persie, dan Ashley Young yang belum pulih dari cedera. Tapi, untuk nama pamungkas tampaknya akan tetap dimainkan, mengingat cedera yang dialami Young tidak terlalu parah. Sementara, Jonny Evans harus absen karna menerima kartu merah di pertandingan sebelumnya.

Walau baru memastikan tiga angka dengan mengalahkan Tottenham Hotspur di Old Trafford, Wayne Rooney cs tengah dirundung masalah konsistensi. Salah contoh di pertandingan kontra Swansea City, di mana United yang sempat unggul lebih dulu lewat gol Ander Herrera justru harus mengakui kehebatan tuan rumah dengan skor akhir 2-1.

Jika melihat sektor serang, si Tulip Besi dipastikan akan kembali mengandalkan Rooney sebagai bomber tunggal. Sebabnya, Radamel Falcao belum dapat menunjukkan kualitas terbaiknya, sebagaimana ketika masih berada di Atletico Madrid.

Dimana kolaborasi antara Juan Mata, Herrera, Marouane Fellaini, dan Young di sektor tengah akan membantu suplai bola terhadap Rooney. Dan efektivitas pesepakbola berpengalaman macam Michael Carrick akan memberikan ketenganan yang sangat berharga.

 Ada berbeda sebagaimana di awal musim, Van Gaal lebih akrab dengan tiga defender, di laga kali ini mantan manager Timnas Belanda itu akan menurunkan Antonio Valencia, Chris Smalling, Phil Jones, dan Dalley Blind. Sedangkan David de Gea belum tergantikan sebagai palang pintu pamungkas The Red Devils.

The Reds mungkin lebih diuntungkan karena tampil di hadapan puluhan ribu Liverpudlian dan dalam lima laga pamungkas tidak terkalahkan, termasuk mengalahkan sang kampiun bertahan, Manchester City. Akan namun, berdasarkan head to head kedua tim, United lebih unggul karena mengklaim lima kemenangan.

Pertandingan yang menyedot jutaan pasang mata itu diprediksi akan berjalan panas. Skuad Brendan Rodgers akan tampil menekan semenjak peluit babak pertama dibunyikan, apalagi di pertemuan pamungkas, The Reds takluk 3-0.