The Reds Gagal Menang Besar di Anfield

Posted in Berita Bola, Liga Inggris on November 30, 2015 by

Klopp-liverpool12

The Reds Gagal Menang Besar di Anfield

Meski tampil mendominasi semenjak babak pertama, tapi The Reds hanya bisa menang tipis 1-0 melawan Swansea City di Anfield, Hari Minggu, 29 November 2015. Perihal terburuk ialah tak atraktifnya permainan The Reds, ketika tak diperkuat Philippe Coutinho.

Tak terlihat serangan-serangan yang dibangun secara kreatif, sebagaimana yang dilakukan dalam pertandingan melawan ManCity, akhir pekan lalu. Cristian Benteke yang dipercaya sebagai ujung tombak, juga tak bisa memberikan ancaman serius pada Swansea.

Upaya Juergen Klopp untuk mendapat kemenangan markas pertamanya di liga Inggris, tak terwujud babak pertama. Swansea yang tengah dalam penampilan buruk semenjak akhir Agustus, malahan bisa mengimbangi tekanan yang berupaya dibangun The Reds.

The Reds akhirnya mencatatkan keunggulan di babak kedua. James Milner berhasil mencetak gol lewat penalti pada menit 62, selepas umpan silang Jordon Ibe Perihal lengan Neil Taylor serta pengadil lapangan menunjuk titik putih.

The Reds telah memperlihatkan kemenangan tandang meyakinkan, ketika mengalahkan The Blues serta ManCity. Namun Klopp belum sukses dalam upayanya, untuk menjadikan Anfield kembali menjadi stadion yang angker bagi musuh-musuh The Reds.

Pertandingan markas pertama Klopp semenjak ditunjuk sebagai Pelatih menggantikan Brendan Rodgers, hanya berakhir dengan hasil imbang 1-1 melawan Southamton, akhir Oktober lalu. Laga berikutnya malahan lebih buruk, dengan kalah 1-2 dari Crystal Palace.

Kemenangan pertama Klopp di Anfield, baru diperoleh ketika Piala Liga melawan Bournemouth dengan skor 1-0. Kemenangan keduanya ialah ketika pertandingan lanjutan Liga Champions melawan Bordeaux pekan ini. Tapi hanya dengan skor 2-1 yang tak meyakinkan.

Meski berhasil mengalahkan ManCity di Etihad Stadium dengan skor 4-1. Kemenangan di Anfield penting bagi Klopp, karena mewakili perbaikan mental timnya. The Reds seolah bisa bermain lepas di markas lawan, sebaliknya penuh beban berat di markas.